Hukum Maluku 

IMIPAS Peduli 2026, Lapas Wahai Kobarkan Semangat Gotong Royong Bersama Peserta Magang

Wahai, indonesiatimur.co – Semarak peringatan Hari Bhakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Ke-2 Tahun 2026 dilakukan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai dengan melaksanakan aksi bersih-bersih lingkungan kantor dengan melibatkan para peserta MagangHub Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), Jumat (06/11/2026).

Kegiatan yang merupakan bagian dari program ‘IMIPAS PEDULI 2026’ ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan kerja sekaligus membangun budaya hidup bersih, sehat, dan tertib di lingkungan pemasyarakatan.

Dengan penuh semangat kebersamaan, jajaran petugas Lapas Wahai bersama peserta MagangHub bergotong royong membersihkan sejumlah area kantor, mulai dari halaman, saluran drainase, hingga lingkungan sekitar perkantoran. Seluruh peserta turut mengambil bagian dalam kegiatan sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih, nyaman, dan asri.

Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menyampaikan bahwa aksi bersih-bersih ini bukan sekadar kegiatan menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga menjadi sarana membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya kepedulian dan semangat gotong royong.

“Melalui kegiatan IMIPAS PEDULI 2026 ini, kami ingin menanamkan bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Lingkungan kantor yang bersih dan tertata tentu akan memberikan kenyamanan dalam bekerja sekaligus mencerminkan kedisiplinan dan kepedulian seluruh jajaran. Saya juga mengapresiasi keterlibatan peserta MagangHub yang telah menunjukkan semangat kebersamaan dalam kegiatan ini,” ungkap Tersih.

Sementara itu, Kepala Urusan Tata Usaha, Usman Bakri, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen jajaran dalam menciptakan lingkungan perkantoran yang sehat, bersih, dan representatif.

“Melalui aksi gotong royong ini, kami berharap kebersihan lingkungan kantor tidak hanya terjaga saat kegiatan berlangsung, tetapi dapat menjadi kebiasaan yang diterapkan secara berkelanjutan. Keterlibatan peserta MagangHub juga menjadi kesempatan untuk membangun kedisiplinan, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap lingkungan kerja,” ujarnya.

Salah satu peserta magang, Alex Sandro Tomio, mengungkapkan rasa senangnya dapat terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memberikan pengalaman positif tentang pentingnya kerja sama dan kepedulian terhadap lingkungan.

“Kami merasa senang dapat dilibatkan dalam kegiatan ini. Selain mendapatkan pengalaman selama mengikuti program MagangHub di Lapas Wahai, kami juga belajar bahwa menjaga kebersihan dan menciptakan lingkungan yang nyaman merupakan tanggung jawab semua orang. Semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan,” tuturnya.

Melalui pelaksanaan IMIPAS PEDULI 2026, Lapas Wahai berkomitmen untuk terus menumbuhkan budaya kerja yang bersih, sehat, dan berorientasi pada kepedulian sosial. Semangat gotong royong yang ditunjukkan dalam kegiatan ini diharapkan tidak hanya mempererat kebersamaan antarpetugas dan peserta magang, tetapi juga menjadi bagian dari penguatan nilai-nilai pengabdian dalam menyambut Hari Bhakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Ke-2 Tahun 2026. (it-06)

Bagikan artikel ini

Related posts

Komentar anda:

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.